Sabtu, 12 Mei 2012

INFO BUAT DAFTAR DI UNTAN TAHUN ANGKATAN 2012 / 2013

Pakabar agan2 semua??
hehe. tiap kali posting pasti nanyain kabar melulu. bosen ah yang denger..
tapi gak apa lah ya..
o ya. ane ada informasi ni tentang pendaftaran masuk kuliah di UNTAN (Universitas Tanjungpura) Pontianak untuk angkatan 2012 / 2013 melalui jalur SNMPTN UTUL. Informasi ini ane dapetin dari seseorang yang saat ane nulis tentang ini name di fb nya Ryan Vokal Ist Deger.
O ya. langsung aja ya..
ni informasinya..
Universitas Tanjungpura (Untan) melalui SNMPTN 2012 Panitia Lokal (Panlok) 71 Pontianak membuka penerimaan mahasiswa baru TA 2012/2013 yang dimulai 10 sd 31 Mei 2012.

Calon peserta telah Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA dan SMK, sehat dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima dapat mengikuti SNMPTN.

Pendaftaran SNMPTN 2012 dilakukan secara online melalui laman http://ujian.snmptn.ac.id/ dimulai dari tanggal 10 Mei 2012 pukul 08.00 WIB s.d. 31 Mei 2012 pukul 22.00 WIB, dengan tata cara sebagai berikut :
  1. Calon peserta membayar biaya ujian melalui loket/ATM/Internet/SMS Banking Bank Mandiri.
  2. Calon peserta diminta memasukkan tanggal lahir dengan 2 digit tanggal, 2 digit bulan, dan 4 digit tahun (contoh: 01091994) pada saat melakukan pembayaran.
  3. Calon peserta membayar biaya ujian sebesar Rp150.000 untuk kelompok ujian IPA/IPS, atau Rp. 175.000 untuk kelompok ujian IPC serta Rp. 150.000 per peserta per ujian keterampilan bagi yang memilih program studi yang mensyaratkan Jalur Ujian Keterampilan.

Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi IPA dan IPS. Setiap peserta kelompok ujian IPA dan IPS dapat memilih maksimal 2 (dua) program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti, sedangkan peserta kelompok ujian IPC dapat memilih maksimal 3 (tiga) program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti.

Setelah melakukan pembayaran calon peserta akan menerima bukti pembayaran yang berisi
(a) Kode Akses Pendaftaran (KAP) sebanyak 12 digit, dan 
(b) PIN SNMPTN sebanyak 16 digit.
KAP dan PIN SNMPTN ini bersifat sangat rahasia, tidak boleh diperlihatkan pada orang lain dan hanya dapat dipergunakan untuk melakukan pendaftaran online satu kali saja.
Konsekwensi kelalaian menjaga kerahasiaan informasi tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab calon peserta. Biaya seleksi ujian tertulis (lihat tata cara pembayaran ujian tulis di laman http://www.snmptn.ac.id/.)

Calon peserta yang belum jelas prosedur dan mekanisme pendaftaran online, maka Panlok Pontianak menyiapkan Posko Pelayanan di Lantai Dasar Gedung BAAK Untan, mulai tanggal 11 s.d 31 Mei 2012, pukul 08.00 sd 16.00 Wib.

Jadwal berikut merupakan jadwal-jadwal penting yang harus diketahui peserta SNMPTN 2012 sebagai berikut :

1. Pendaftaran : 10 – 31 Mei 2012
2. Ujian Tulis
  • Tes Potensi Akademik pada hari Selasa, 12 Juni 2012.
  • Tes Bidang Studi Dasar yaitu Tes Bidang Studi IPA dan/atau Tes Bidang Studi IPS pada hari Rabu, 13 Juni 2012
3. Ujian Keterampilan : Kamis-Jumat, 14-15 Juni 2012
4. Pengumuman Hasil : Sabtu, 07 Juli 2012
 
Oke deh. itu informasi yang ane dapat.
Mudah2an bisa berguna ya bagi agan semua yang emang lagi nyari informasi tentang ini..
Jangan sungkan2 untuk di share ya..
ni di bawah ada tombol2 facebook,, twitter,, dkk untuk share. Monggo di klik aja..
udah dulu ya..
sekali lagi,, moga bermanfaat...

Jumat, 11 Mei 2012

Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Guys,, ane ada cerpen ni..
seru juga e..
Monggo kalo mau dibaca..

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.

Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.

Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.

Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.

”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.

”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.

Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.

Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.
Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.
”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.

Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.

Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.

Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.

”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.

Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?

Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?

Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.

Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.

Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.

Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *
For vieny, welcome to your husband’s heart.

BERSYUKURLAH SELAGI MAMPU BERSYUKUR

Sering kita bertanya pada diri kita sendiri:

Mengapa kita harus mengalami kesulitan sementara orang lain bisa senang?

Mengapa kita harus bekerja keras sampai harus lembur sementara orang lain sudah pulang ke rumah?

Mengapa kita selalu menjadi karyawan sementara orang lain bisa jadi usahawan sukses?

Mengapa kita harus berhujan-hujan naik angkutan umum sementara orang lain merasa nyaman di kendaraan pribadinya?

Tapi pernahkah kita bertanya:

Adakah orang lain yang lebih susah daripada kita malah tidak pernah tahu apa yang namanya senang?

Adakah orang lain yang tidak punya pekerjaan sama sekali sampai rela bekerja apapun?

Adakah orang yang bahkan untuk naik angkutan umum saja tidak mampu bayar?

Mengapa kita selalu melihat ke atas, dan tidak pernah melihat ke bawah?

Mengapa saat kita susah kita menyalahkan Tuhan, tetapi kepada saat senang kita lupa pada Tuhan?

Mengapa kita selalu komplain, tapi tidak pernah bersyukur?

Jawabannya tidak ada di buku mana pun, tidak ada di siapa pun, tapi di hati kita sendiri…

Bersyukurlah selagi mampu bersyukur….
sebelum segalanya terlambat dan diambil darimu.

Sebelum mata terpejam, sebelum terlelap dalam tidur, sebelum terlena dalam mimpi, ucapkanlah rasa syukur atas berkat dan nikmat yang telah kita dapati hari ini.

Ungkapan rasa syukur dari lubuk hati terdalam adalah sumber daripada kebahagiaan abadi..

 

Hm...
ane tertarik dengan tulisan ini..
jadi,, ya sudah. ane posting disini aja deh.


tapi ini bukan tulisan ane sendiri..
tuh,, dari yang ada fotonya diatas..
ni facebooknya...

Kamis, 10 Mei 2012

Peta Kendali NP (NP Control Chart)


Alhamdulillah,, akhirnya,, setelah sekian lama gak pernah buka blog,, sekarang ada kesempatan untuk posting lagi ni..

o ya. langsung aja ya..


Kali ini ane mau posting tentang tugas mata kuliah PKS (Pengendalian Kualitas Statistik) yang ada di kampus ane ya..
Yaitu tentang PETA KENDALI NP alias np Control Chart.

Mudah-mudahan ada manfaatnya ya buat agan2 yang emang lagi nyari.
Kalo pun ndak ya,, siapa tau nanti ane ada butuhkannye lagi,, kan tinggal buka blog sendiri.. hehe..

Oke ,lah. Ini dia pembukanya..


PETA KENDALI NP

Peta kendali NP biasa digunakan untuk memetakan jumlah item cacat / banyaknya cacat dari sebuah sampel yang diambil.
Selain itu, biasa digunakan apabila sampel yg diambil tiap observasi jumlahnya sama.

Contoh:
Suatu perusahaan pembuat mainan anak-anak ingin membuat peta pengendali untuk periode mendatang dengan mengadakan inspeksi terhadap proses produksi bulan ini. Perusahaan melakukan 25 observasi dengan mengambil sampel 50 buah untuk setiap observasi.

Data hasil pengambilan sampel dapat dilihat pada tabel berikut. 

Observasi
banyaknya produk cacat
Proporsi cacat

Observasi
banyaknya produk cacat
Proporsi cacat

1
4
0.08

14
2
0.04
2
5
0.1

15
4
0.08
3
5
0.1

16
1
0.02
4
4
0.08

17
4
0.08
5
6
0.12

18
10
0.2
6
2
0.04

19
3
0.06
7
3
0.06

20
2
0.04
8
6
0.12

21
1
0.02
9
4
0.08

22
4
0.08
10
3
0.06

23
7
0.14
11
3
0.06

24
5
0.1
12
2
0.04

25
4
0.08
13
3
0.06

JUMLAH
97


Buatlah peta kendali np-nya.

Solusi

Penyelesaian soal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
  1. Dengan menggunakan rumus.
  2. Dengan software MINITAB.
Dengan Menggunakan Rumus
       Tentukan Center Line (Titik tengahnya)


       Tentukan p












Hehe. Udah dulu ya tentang priview-nya..

Ni. Ane kasih file lengkapnya aja..

Monggo agan download disini..

Semoga bermanfaat ya..

Jumat, 27 April 2012

60 Kisah Mahasiswa Cerdas

1. Ingin kuliah lancar? Minum VEGETA setiap hari.

2. Ingin skripsi lebih selesai dgn cepat? Pake MOLTO ULTRA sekali bilas.

3. Mau cepet ngerjain soal UAS ? Pake RINSO kekuatan 10 tangan!

4. Dosen: kertas UAS kamu kenapa kosong? | mahasiswa: pake BAYCLEAN, kertas putih seperti baru!

5. Sayangi IP-mu!! GARNIER..

6. Pak, katanya cuman 4 soal, kok ini jadi 5 | Satu lagi dari MAYORA….

7. Jawaban ujian bocor ? pake NODROP, pelapis soal anti bocor.

8. PA (Pembimbing Akademik): nilai kamu kenapa C semua? | mahasiswa: saya minum UC1000, mengandung 100% nilai C!

9. Dosen: gimana uasnya? | Mahasiswa: MAMAMIA LEZATOS

10. Skripsi mampet? Ya DIAPET

11. skripsi BAB 4 trsendat? minum VEGETA, BAB lancaaaar….

12. Dipanggil KaJur karena bermasalah? SARIWANGI, mari nge-teh mari bicara

13. Dosen : Kamu nyontek ya?!?!?! | mahasiswa : Cuma REJOICE kok

14. Maaf bapak telat | emang darimana pak? | dari TELKOMSEL

15. Ini jawaban punya siapa..? | Punya INDOSAT

16. Jadwal kuliah ketat? Minum WRP aja. Sure u can do, a healthy schedule

17. IP turun? Jangan khawatir, Pake KOZUI SLIMMING SUIT, mengencang IP sehingga naik 2 cm.

18. Kamu habis UAS ya? | Engga kok, cuma pake shampoo.

19. Maaf pak boleh bicara sebentar? | Bicara 30 menit hanya bayar 6 menit.

20. Mahasiswa : Pak, IP saya berapa? | Dosen : 2,4 | Mahasiswa : Kalo 3,4 boleh gak pak ? | Dosen : Jangan ditawar (pingsan)

21. IP-mu mengalihkan duniaku

22. UAS dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin

23. Eh, ada gak sih yang lebih bagus dari pak Z kalo ngasi nilai? | Gak ada yang lebih bagus dari pak Z.. Yang lebih mahal, banyak.

24. Kok nilai IP gue tinggi ya ? Karena otak ga pernah bohong
25. Bebas tugas, bebas memilih IP, bebas kapan mau lulus. MAU? hanya di tri

26. Banyak kata kerja dalam kamus bahasa Indonesia | nyontek, ngulang, ngebet, nongkrong, ngekost, molor, bolos, ujian, nonton

27. (di ruang rektorat) A : Permisi, Pak Rektornya ada ? | B: Lagi keramas

28. Mahasiswa cowok: Bu, kok nilai UTS saya cuma dapat 30 ? Kecil banget ? | Ibu dosen: karena cowok suka yang minim

30. Besok UAS tapi nggak belajar?? APA KATA DUNIA ??!.

31. dapet E ?! Enjoy Aja

32. Dosen: kenapa milih saya jadi pembimbing kamu? | Mahasiswa: Ga ada loe ga rame !

33. Nggak ada UAS, Ya nggak belajar

34. Mengulang kuliah itu hal biasa, life is never flat

35. Dek, mau coba kerjain soal uas saya gak? | Gak ah bang, buat anak kok coba-coba

36. Sesudah UAS berasa healthy inside fresh outside #UC1000

37. Bimbingan putus-putus? Kami ganti

38. Begitu tau dosen ga masuk itu, kaya ngebelah atmosfir berlapis-lapis, Menuju rasi bintang paling manisss….

39. Dosen: Apa susahnya dapet A, masuk ga pernah, UAS ga pernah. Mahasiswa: Aku ga punya KRS!

40.Cara supaya kita deket sama dosen? | dilihat, diraba, diterawang.

41. UAS – connecting people

42. Kok suka banget sih duduk paling depan? | Ya dong, soalnya kursi ini anti kerut anti bocor

43. UAS duduk di depan: Terdepan Mengabarkan

44. Cewe: Yank, Aku nggak kuat hafalin kisi kisi UAS | Cowo: Tinggal lep… Tinggal lep…

45. Dosen: kita ga jadi quiz. Mahasiswa: I’m lovin it

46. Punya masalah dengan nilai UAS !| PEGADAIAN *mengatasi masalah tanpa masalah*

47. Yang ini ngulang…. Yang ini enggak..

48. Dosbing: Kenapa sih kamu kalo nulis skripsi kayak curhat begini? | Mahasiswi: karena wanita ingin dimengerti

49. Santai belum lengkap tanpa SeKRIIPSIII….

50. IP gue kecil banget, nih. Elo gimana? | Gede sih, tapi, rela bagi-bagi ?

51. Pikiran pecah-pecah gara-gara Skripsi? Ademkan dengan ADEM SARI.

52. Anak ibu IP-nya rendah? Oooh tentu tidak, kan udah minum COMBANTRIN

53. Males kuliah dan bolos terus? STOP dengan ENTROSTOP

54. Nilai saya 4 ! Mau seperti saya, berlatih keras dan makan sosis SO NICE!

55. Mau kuat waktu ditanya pas sidang skripsi? Pake MITO! Handphone nya Master Limbad.

56. Ngantuk di kala dosen mengajar? Tuntaskan dengan KALPANAX.

57. Gak nyaman ngerjain UAS ? makanya pake aki GS ASTRA, nyamannya ekstra

58. Ingin jawaban UAS berbobot? Minum L-Men! Trust me, it works.

59. Mau masuk kuliah? Pake SUPRA dulu | Pake Supra, Nyamannya ekstra [SENSOR]

60.Skripsi kamu bagus, idenya siapa..?? | Idenya COSMOS..

Rabu, 04 April 2012

Alhamdulillah ya..

Alhamdulillah,, ternyata bisa juga ya buat blog. tinggal dipermak lagi ni.
Bismillah,, belajar ah...